Selamat Datang di

Website Penyusunan RPJPD 2025-2045

Kabupaten Ogan Ilir
Logo Ogan Ilir

 

Ayo Sampaikan Aspirasi Kamu:

Aspirasi

Tutorial Pengisian Kuesioner

Tentang

Ogan Ilir adalah salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan. Ogan Ilir berada di jalur lintas timur Sumatra dan pusat pemerintahannya terletak sekitar 35 km dari Kota Palembang. Kabupaten ini merupakan pemekaran dari Kabupaten Ogan Komering Ilir. Landasan hukumnya adalah Undang-Undang Nomor 37 tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten OKU Timur, Kabupaten OKU Selatan dan Kabupaten Ogan Ilir di Provinsi Sumatera Selatan yang disahkan pada 18 Desember 2003. Pada 2013, jumlah penduduk Kabupaten Ogan Ilir mencapai 450.933 jiwa atau 117.783 kepala keluarga dengan pertumbuhan penduduk mencapai 2 persen. Populasi penduduk di Kabupaten Ogan Ilir berasal dari Suku Melayu dengan 3 (tiga) sub-suku yaitu: Ogan, Penesak, & Pegagan. Mayoritas penduduknya berprofesi sebagai Petani nelayan dan pedagang.

Secara geografis, istilah Ogan Ilir dikaitkan dengan keberadaan wilayahnya yang terletak di bagian hilir Sungai Ogan. Sungai Ogan merupakan satu dari sembilan sungai besar di wilayah Provinsi Sumatera Selatan atau disebut Batanghari Sembilan, yaitu: 1. Sungai Ogan; 2. Sungai Komering; 3. Sungai Lematang; 4. Sungai Kelingi; 5. Sungai Lakitan; 6. Sungai Rawas; 7. Sungai Rupit; 8. Sungai Batang Hari Leko; dan 9. Sungai terbesar Sungai Musi.


Pengertian RPJPD

Undang-Undang No. 25 Tahun 2004 dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah mengamanatkan bahwa Sistem Perencanaan Nasional adalah satu kesatuan tata cara perencanaan pembangunan untuk menghasilkan rencana-rencana pembangunan. Rencana penyusunan dokumen ini sesuai dengan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 pasal 18 yang menyebutkan bahwa penyusunan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) paling lambat 1 (satu) tahun sebelum RPJPD Periode sebelumnya berakhir. Penyusunan dokumen RPJPD ini bertujuan untuk menghadirkan acuan dasar dalam menentukan arah kebijakan dan strategi pembangunan daerah 20 tahun mendatang. Dokumen ini pada intinya memuat arah kebijakan dan sasaran pokok pembangunan daerah. Secara teknis, RPJPD sebagai dokumen perencanaan jangka panjang dua puluh tahun harus disusun memedomani dan memerhatikan RPJPN.


Pengertian RPJPD berdasarkan pasal 265 dan 263

UU No. 23 Tahun 2014 Pasal 263 ayat 2 RPJPD sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a RPJPD (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah) adalah penjabaran dari visi, misi, arah kebijakan, dan sasaran pokok pembangunan Daerah jangka panjang untuk 20 (dua puluh) tahun yang disusun dengan berpedoman pada RPJPN (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional) dan rencana tata ruang wilayah.

UU No. 23/2014 Pasal 265 ayat 1 RPJPD menjadi pedoman dalam perumusan visi, misi, dan program calon kepala daerah.


Penyusunan RPJPD (Urgensi)

RPJPD Kabupaten Ogan Ilir akan berakhir pada tahun 2025, maka berdasarkan Permendagri no 86 tahun 2017 pemerintah Kabupaten Ogan Ilir perlu membuat dokumen RPJPD sebagai dasar serta menjadi acuan dalam pelaksanaan pembangunan daerah kedepan hingga mewujudkan harapan dari masyarakat daerah yang nantinya akan tercantum dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah untuk periode tahun 2025-2045 sebagai acuan calon kepala daerah Kabupaten Ogan Ilir.

galeri 1

Aspirasi

Silakan sampaikan masukan dan saran terhadap RPJPD Kabupaten Ogan Ilir Periode 2025 - 2045
maaf, Nama tidak boleh kosong !

OGAN ILIR BERADAB (Berdaya Saing, Maju, Damai, Sejahtera, Berkelanjutan)
OGAN ILIR SMART (Sejahtera, Maju, Asri, Religius, Tangguh)
OGAN ILIR MANDIRI 2045 (MAju, Nyaman, BerDaya Saing, Inovatif, BerdikaRI)

Dokumentasi

galeri 1

Taman Pancasila (TPK Ogan Ilir)

galeri 4

Masjid Agung An-Nur Tanjung Senai

galeri 3

Tugu Patung simpang Timbangan (Letn. Muctar Saleh)

galeri 2

Peta Wilayah Administrasi Kabupaten Ogan Ilir

galeri 5

Universitas Sriwijaya

galeri 6

Gedung Kantor Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan